Jasa Arsitek Jogja : Penggunaan Skylight

Penggunaan Skylight – Penerangan pada bangunan sangat penting sekalai. Maka dari itu, penggunaan penerangan alami sangat perlu direncanakan secara matang. Seperti penggunaan jendela sebagai penerangan alami perlu di desain secara khusus.

 

Baca : http://arsitekperencana.com/penempatan-desain-jendela-yang-baik/

 

Selain jendela, ada salah satu cara efektif untuk meningkatkan pencahayaan alami sebuah bangunan, yaitu Kaca skylight. Kaca skylight merupakan bagian dari sebuah bangunan atau rumah yang dimanfaatkan untuk memasukkan cahaya alami pada ruanga. Penempatan kaca skylight biasanya ada pada ruangan seperti kamar tidur, kamar mandi, gudang, ruang keluarga, dan lainnya. Atau ruangan yang sangat diperlukannya sebuah cahaya alami dan dimana jendela biasanya masih kurang memberikan cahaya alami pada ruangan tersebut.

 

Kaca skylight merupakan solusi untuk membuat suatu ruangan menjadi terang pada siang hari tanpa perlu menyalakan lampu, sehingga dapat menghemat penggunaan listrik. Pengaplikasian kaca skylight lebih sering berada di posisi atas atau pada bagian atap dari ruangan yang mengarah langsung pada matahari, namun tidak terbatas pada penggunaan disisi lain dari sebuah ruangan. Untuk posisi kaca skylight yang berada diatas, perlu mendapat perhatian karena anda harus memilih kaca yang aman dan kuat karena kaca tersebut akan terus terpadar sinar matahari. Tempatkanlah kaca skylight pada posisi dimana sinar matahari akan masuk secara optimal kedalam ruangan dari pukul 10.00-11.00.

 

Aplikasikan kaca skylight pada ruang yang memiliki ukuran besar sehingga hawa panas pada ruangan akan merata, seandainya anda memutuskan untuk menempatkan kaca skylight pada ruang yang kecil maka pastikan terdapat sirkulasi udara. Kaca skylight juga perlu dilapisi dengan kaca film agar sinar matahari yang masuk ke ruangan dapat diredam panasnya. Hindari memilih kaca film yang sangat gelap karena dapat meningkatkan risiko kaca tersebut mudah pecah. Kaca film yang ideal untuk digunakan pada kaca skylight adalah yang memiliki VLT 40 persen sehingga cahaya yang masuk menembus kaca hanya 40 persen. Jenis kaca yang digunakan untuk skylight ada beragam, namun sebaiknya anda memilih menggunakan jenis kaca tempered yang jauh lebih aman dalam digunakan.

 

Kaca tempered terdiri dari dua lapis kaca yang disatukan dengan lapisan laminate dibagian tengahnya, sehingga jika lapisan kaca retak atau pecah, maka pecahan kaca tersebut tidak dapat jauh ke bawah jika posisi kaca diletakkan diatas. Anda tidak disarankan untuk menggunakan jenis kaca annealed karena jika lapisan kaca retak atau pecah maka jenis kaca ini akan membentuk serpihan-serpihan yang tajam serta dapat membahayakan tubuh manusia.

Bagikan :

2 tanggapan pada “Jasa Arsitek Jogja : Penggunaan Skylight”

  1. Pingback: Mendesain Jendela – jasaarsitekbali

  2. Pingback: Jasa Arsitek Bogor : Desain Jendela – jasa arsitek bogor 08122697272

Tinggalkan Balasan