Jasa Arsitek Jogja : Mengatasi Dinding Lembab

Mengatasi Dinding Lembab – Mungkin ketika kita mempunyai rumah baru atau kita baru merenovasi rumah kita setelah kita cat dan kita tempati setelah sebulan maupun setahun, muncul gelembung-gelembung pada tembok. Hal tersebut sangat menjengkelkan karena sangat tidak enak dilihat dan mengganggu pemandangan. Walaupun sudah menggunakan cat yang mahal, tetapi gelembung-gelembung itu tetap akan muncul.

Penyebabnya tentu bisa dipastikan permukaan dinding yang lembab. Ada banyak penyebab dinding yang lembab. Untuk mengatasinya, tentu kita harus mencari sumber utama penyebab dinding yang lembab tersebut.

Mengatasi Dinding Lembab

Penyebabnya dinding yang lembab bisa bermacam-macam, bisa dikarenakan kualitas dinding yang kurang bagus maupun kualitas cat yang kurang bagus.

Untuk mengetahui dinding yang lembab harus mengelupas lapisan cat, acian dan plesteran pada dinding yang mengelupas. Untuk cat yang, menggelembung cukup dikerok atau dikikis terlebih dahulu. Setelah itu pecahkan lapisan acian dan plesteran pada dinding sampai terlihat batu batanya. Setelah itu lihat kualitas bagian acian maupun plesteran dinding tersebut. Jika hanya berupa pasir dan terlihat basah bisa dipastikan kualitas plesteran dan acian dinding tersebut sangat buruk.

Desain tembok yang bagus adalah dengan memasang pasangan tembok tasram pada bagian bawah tembok atau pas diatas sloof. Tembok tasram merupakan pasangan batu bata atau batako yang dilapisi dengan campuran 1 semen : 3 pasir yang berfungsi sebagai penghambat rembesan air tanah yang naik ke dinding. Tembok tasram ini biasanya memiliki tinggi 20-30 cm dari atas sloof.

Jika plesteran tembok maupun acian sudah bagus, berarti permasalahan ada pada kualitas cat yang digunakan. Caranya adalah dengan mengikis seluruh cat yang rusak atau menggelembung, untuk hasil maksimal bisa dikerok di seluruh bagian tembok. Sebelum di kerok, sebaiknya semprotkan cairan cuka merata di seluruh lapisan tembok untuk menghilangkan atau mematikan jamur pada tembok.

Setelah tembok tersebut dikerok catnya, lalu amplas bagian tembok hingga merata. setelah itu tambal tembok dengan semen putih agar tembok yang berlubang bisa tertutupi. Seetelah dilapisi semen putih, tembok tersebut diratakan lagi dengan amplas yang halus sampai merata.

Setelah tembok rata dan halus, lalu dicat menggunakan cat dasar yang bersifat menahan air. Banyak beberapa cat dasar yang bagus dan menahan air. Setelah dicat dasar secara menyeluruh, maka pengecatan bisa dilakukan. Lakukan pengulangan pengecatan 3 kali agar cat merata dengan sempurna.

Mengatasi Dinding Lembab

Jika anda mengalami tembok seperti diatas dan masih bingung untuk mengatasinya, anda bisa konsultasikan kepada kami. Kami akan siap membantu anda mengatasi permasalahan diatas. Silahkan hubungi kami di:

HSHN Architect

Telp. & WA 08122697272

Bagikan :

Tinggalkan Balasan