Jasa Arsitek Jogja : Memperbaiki Atap Bocor

memperbaiki atap bocor

Memperbaiki Atap Bocor – Atap merupakan salah satu bagian terpenting dalam bangunan. Karena atap merupakan pelindung bagi penghuni dibawahnya. Fungsi atap adalah untuk menghalau sinar atau panas matahari langsung dari atas. Selain itu, atap berfungsi sebagai pelindung bangunan dari air hujan. Sehingga atap sangat dibutuhkan dalam sebuah bangunan.

Tetapi yang menjadi masalah adalah ketika atap mulai bocor. Atap bocor akan membuat air hujan masuk ke dalam bangunan yang nantinya akan membuat masalah baru dalam bangunan seperti rangka atap yang mulai rapuh, plafond atau langit-langit lembab, dinding lembab, lantai basah, merusak perabotan, munculnya jamur, dan masalah-masalah lainnya.

Apalagi bangunan yang berada di wilayah yang memiliki curah hujan yang tinggi seperti Indonesia yang memiliki iklim tropis dan seperti Kota Bogor yang dikenal dengan sebutan Kota Hujan, sebaiknya lebih memperhatikan rencana atap dan butuh pengawasan yang lebih ketika pembangunan atap. Agar nantinya atap bisa awet kedepannya. Untuk itu, kami akan membahas mengenai perbaikan atap yang bocor.

 

Merawat Atap Bocor

Ada istilah lebih baik mencegah daripada mengobati atau memperbaiki, hal itu sangat dibenarkan. Atap sama halnya dengan bagian rumah lainnya yaitu juga dibutuhkan perawatan yang berkala paling tidak 3-6 bulan sekali kita harus merawat atap rumah kita. Apa saja yang harus diperhatikan dalam merawat atap? Berikut perawatan rutin pada atap:

  1. Membersihkan atap dari kotoran seperti daun, endapan pasir, lumut dan yang lainnya yang dapat mengahalau aliran air pada atap. Selain membersihkan atap, juga membersihkan talang yang dapat menyumbat aliran air yang menyebabkan air akan masuk ke dalam bangunan melalui ujung atap.
  2. Mengecek posisi genteng yang turun atau miring. Apabila posisi genteng berubah dari posisi semula dikarenakan adanya binatang yang lewat atau yang lainnya, maka harus segera diposisikan semula. Karena posisi genteng yang miring akan menyebabkan adanya celah antar genteng.
  3. Untuk atap dak, perlu diperiksa kualitas betonnya, apakah ada retakan yang bisa membuat air rembes masuk ke dalam bangunan.
  4. Cek kemiringan atap. Ada beberapa standar sudut kemiringan atap, seperti menggunakan genteng keramik ataupun genteng tanah liat biasa, maka sudut kemiringan nya adalah >30 derajat. Sedangkan untuk menggunakan genteng metal atau seng, sudut kemiringannya adalah >15 derajat.

Memperbaiki Atap Bocor

Berikut langkah-langkah memperbaiki atap yang bocor:

  1. Langkah yang pertama adalah mencari sumber kebocoran pada atap. Ketika kita mencari, sebaiknya saat hujan turun. Karena air masuk ke dalam bangunan kita bisa menyusuri aliran air dan menemukan sumber dari kebocoran tersebut. Karena dimana titik air itu menetes di dalam bangunan, maka belum tentu titik kebocoran berada di titik air yang menetes tersebut. Bisa saja air mengalir dulu melalui usuk atau kuda-kuda ke arah yang lebih rendah.
  2. Jika mencari sumber kebocoran pada saat tidak turun hujan, maka kita harus mengetahui jejak aliran air di titik kebocoran.
  3. Jika sudah diketahui titik sumber kebocoran, maka kita akan mengetahui penyebab kebocoran tersebut. Jika penyebabnya adalah posisi genteng bergeser, maka kita tinggal memposisikan kembali genteng tersebut seperti semula. Jika ada retak atau genteng pecah, maka harus diganti.
  4. Untuk mengatasi atap dak beton yang bocor adalah dengan menambal dengan kawat kasa dan waterproof yang banyak dijual di pasaran. Juga bisa dilakukan dengan menambal retak rambut pada dak beton dengan cara membuat lubang pada beton yang retak, lalu diberi lem beton, setelah itu tambal dengan campuran semen yang baru.
  5. Setelah atap selesai diperbaiki, langkah selanjutnya adalah memperbaiki plafond yang terkena air. Jangan sampai plafond tersebut menjadi lembab dan rapuh apalagi sampai timbul jamur yang dapat mengganggu kesehatan.
Memperbaiki atap bocor butuh kesabaran yang lebih. Karena kebocoran pada atap tidak bisa langsung menjadi baik, tetapi diperlukan perbaikan yang berulang-ulang sampai sempurna.

Memperbaiki Atap Bocor Yang Bandel

Apabila setelah kita perbaiki berulang-ulang dan atap tetap bocor, maka ada alternatif lain untuk mengatasi air hujan yang masuk ke dalam bangunan. Caranya adalah dengan mengalirkan air hujan yang menetes ke tempat yang lebih aman. Caranya sangat mudah, yaitu dengan menempatkan ember di atas plafond (ditaruh di atas rangka plafond dan diikat kuat) di tempatkan pas di bawah titik air yang menetes, sehingga ember tersebut menampung air hujan sementara, lalu di bagian bawah ember kita beri lubang dan kita sambungkan dengan pralon atau selang untuk kita alirkan air ke tempat yang lebih aman. Cukup mudah bukan?

Kita sangat tidak mengharapkan terjadinya atap bocor. Untuk menghindarinya tentu perlu perencanaan desain bangunan yang baik. Mulai dari awal perencanaan sampai pada tahap pembangunan harus benar-benar diperhatikan agar kemungkinan terburuk tidak terjadi kedepannya.

Demikianlah artikel Memperbaiki Atap Bocor ini, semoga dapat membantu anda dalam permasalahan atap yang bocor. Salam.

HSHN Architect

Bagikan :

Tinggalkan Balasan